Selamat Datang di Website SMA NEGERI 15 MALUKU TENGAH. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMA NEGERI 15 MALUKU TENGAH

NPSN : 60100325

Jl.Sugiarto Puncak - Masohi - Maluku Tengah


info@smanlibelsmalteng.sch.id

TLP : 081247115075,0821985


          

Prestasi Siswa


JUARA 1 LOMBA LARI 5 KM FUN RUN KOTA AMBON TAHUN 2024

Trias Yuni Ajeng Teguh, siswi SMAN 15 Maluku tengah berhasil menjuarai lomba lari 5 Km pada ajang FUN RUN dalam rangka HUT SILOAM HOSPITAL.



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 171832
Pengunjung : 92028
Hari ini : 70
Hits hari ini : 139
Member Online : 0
IP : 216.73.217.123
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Gunakan Pakaian Adat, SMAN 15 Maluku Tengah Gelar Upacara Peringatan Hardiknas 2024




SMAN 15 Maluku Tengah menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2024. 


Upacara Hardiknas yang diselenggarakan di lapangan upacara sekolah SMAN 15 Maluku Tengah, Kamis, (02/05/2024) berlangsung tertib dan khidmat dengan menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah. 


Kacab Dikmensus Kab. Maluku Tengah Bpk J.Tomagola, Bertindak sebagai pembina upacara. Sementara, selaku petugas upacara Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) yakni Osis SMAN 15 Maluku Tengah melaksanakan tugasnya dengan baik.


Pada sesi amanat pembina upacara Bpk J.Tomagola membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim.


Isi pidato memaparkan tentang kilas balik lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan kami di Kemendikbudristek. Menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan  kami tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan Pendidikan Indonesia.


Bukan hal yang mudah untuk mentransformasikan sebuah sistem yang sangat besar. Bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Pada awal perjalanan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan.


Kemudian, Ketika langkah kita mulai serempak, kita dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup kita secara dratis. Pada saat yang sama, pandemi memberikan kesempatan untuk mengakselerasi perubahan. Dengan bergontong royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat.


Ombak kencang dan karang tinggi sudah kita lewati bersama. Kini, kita sudah mulai merasakan perubahan terjadi di sekitar kita, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak. Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar.


Kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa Merdeka saat belajar di kelas. Kita sudah melihat lagi guru-guru yang berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya. Kita sudah menyaksikan lagi para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam kampus. Dan kita sudah merayakan lagi semarak karya-karya yang kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus didukung untuk berekspresi.


Lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin gerakan Merdeka Belajar. Namun, lima tahun juga bukan waktu yang lama untuk membuat perubahan yang menyeluruh. Kita sudah berjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang kita jalankan harus teruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan kearah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan.


Waktu yang bergulir membawa pada akhir masa pengabdian saya sebagai Mentri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Namun, ini bukanlah titik akhir dari gerakan Merdeka Belajar. Dengan penuh ketulusan, saya ucapakan terima kasih banyak atas perjuangan yang Ibu dan Bapak lakukan. Dengan penuh harapan, saya titipkan Merdeka Belajar kepada Anda semua, para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan.


Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mari terus bergontong royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan Merdeka Belajar.


Upacara bendera Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 di tutup dengan doa. Pelaksanaan upacara berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan kita bersama







  



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas